Sejarah

Universitas Airlangga didirikan pada tanggal 10 Nopember 1954 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 1954. Saat ini Universitas Airlangga memiliki 13 fakultas dan 1 program pascasarjana, 95 departemen dan 165 program studi yang terdiri dari program vokasi, program sarjana, program magister, program doktor, program profesi dan program spesialis yang tersebar di tiga lokasi kampus yaitu Kampus A, Kampus B dan Kampus C. Fakultas Sains dan Teknologi (FST) memiliki 4 departemen, yaitu Departemen Biologi, Departemen Fisika, Departemen Kimia dan Departemen Matematika.

Program Studi (Prodi) Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (sebelumnya bernama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) Universitas Airlangga didirikan pada tahun 1982 dengan SK Dirjen Dikti No. 048/DJ/Krp/1982 dan SK Dirjen Dikti No 117/DIKTI/Kep/1984. Perubahan nama dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menjadi Fakultas Sains dan Teknologi (Fak. Saintek) didasarkan pada SK Rektor Unair No. 3294/JO3/OT/2008, tanggal 10 April 2008, sedangkan perubahan nama dari Jurusan Kimia menjadi Departemen Kimia mendahului perubahan nama fakultas, yaitu berdasarkan SK Rektor tanggal 22 Oktober 2007 No. 9939/JO3/HK/2007. Perpanjangan ijin prodi telah dilakukan terus menerus, yang terakhir diperpanjang dengan SK Rektor No. 1/UN/2015, tanggal 8 Maret 2015. Departemen Kimia mengelola 2 program studi, yaitu Program S-1 Kimia dam Program S-2 Kimia. Program Studi S-1 Kimia telah terakreditasi A oleh BAN-PT selama 2 periode berturut-turut dan pada tahun 2015 telah memperoleh Sertifikat AUN. Sedangkan, Program Studi S-2 Kimia juga telah terakreditasi B oleh BAN-PT selama 2 periode berturut-turut. Prodi S-1 Kimia mempunyai lima bidang minat yaitu Kimia Analitik, Kimia Anorganik, Kimia Organik, Biokimia dan Kimia Fisik.