Kontribusi Global Departemen Kimia Fakultas Sains Dan Teknologi Unair: Dosen Kimia Terlibat Riset Strategis Belanda–Indonesia Dukung Pembangunan IKN

Rico Ramadhan, Ph.D., dosen Departemen Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga, yang juga merupakan Peraih Penghargaan Outstanding Achievement Junior Lecturer 2025 Bidang Sains dan Teknologi, berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan Indonesia–Netherlands Universities Consortium (InuCost) yang diselenggarakan di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda.

Gambar 1. Rico Ramadhan, Ph.D., dosen Departemen Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga

Kegiatan InuCost merupakan proyek strategis kerja sama antaruniversitas dalam konsorsium Indonesia dan Belanda dengan dukungan pemerintah kedua negara. Program ini berfokus pada riset komprehensif yang diarahkan untuk mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), dengan mengeksplorasi tema-tema strategis seperti pengembangan smart city, perubahan iklim, serta pelestarian keanekaragaman hayati.

Dalam kegiatan tersebut, Rico Ramadhan, Ph.D. berperan sebagai anggota peneliti pada proyek pemanfaatan tumbuhan mangrove di wilayah IKN. Penelitian ini secara khusus menitikberatkan pada kajian bioprospektif mangrove sebagai hasil hutan bukan kayu yang berpotensi sebagai sumber bahan obat, dengan pendekatan terintegrasi antara pemanfaatan, konservasi, dan keberlanjutan ekosistem.

“Kegiatan ini memungkinkan terbangunnya kolaborasi lintas disiplin yang saling mendukung, terutama dalam koridor bioprospektif mangrove, konservasi, serta penataan wilayah hutan mangrove untuk mendukung pembangunan IKN yang berkelanjutan,” jelasnya.

Gambar 2. Kegiatan InuCost

Lebih lanjut, hasil dan manfaat dari kegiatan InuCost ini dinilai signifikan, baik secara akademik maupun institusional. Kolaborasi riset internasional yang terjalin memperkuat kontribusi Universitas Airlangga dalam agenda pembangunan nasional. Secara khusus, keterlibatan ini mengelaborasi posisi Universitas Airlangga, terutama Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga dan Departemen Kimia Universitas Airlangga, dalam mendukung pembangunan berkelanjutan IKN berbasis sains dan teknologi.

Partisipasi Universitas Airlangga dalam program InuCost juga memberikan pengalaman riset berskala nasional dan internasional, khususnya dalam pengembangan bioprospektif mangrove yang relevan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini sekaligus membuka peluang pembelajaran dan keterlibatan mahasiswa di masa mendatang.

Terkait keberlanjutan program, peluang kerja sama lanjutan dengan mitra di Belanda dinilai sangat terbuka, baik melalui riset kolaboratif, publikasi bersama (joint publication), maupun pengembangan gagasan riset baru dalam bidang bioprospektif keanekaragaman hayati.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Rico Ramadhan, Ph.D. berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan antara FST Universitas Airlangga dan TU Delft, tidak hanya dalam bidang riset tetapi juga pendidikan. Ia juga berharap adanya dukungan optimal dari FST UNAIR untuk memperluas kolaborasi internasional serupa di masa mendatang.