Departemen Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menghadirkan pembelajaran kimia yang dekat dengan kehidupan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) di SMP Islam Kampak, Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan yang berlangsung di SMP Islam Kampak, Komplek Pondok Pesantren Nailul Ulum, Desa Bendoagung, Kecamatan Kampak, ini menjadi ruang kolaborasi antara sivitas akademika Departemen Kimia UNAIR dengan siswa dan guru untuk mengenalkan kimia melalui pendekatan yang kontekstual, eksploratif, dan menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala SMP Islam Kampak sekaligus penandatanganan kerja sama. Selanjutnya, siswa mendapatkan pengalaman belajar dengan tema “Ilmu Kimia dalam Kehidupan” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Alfinda Novi Kristanti, DEA. Melalui topik tersebut, kimia diperkenalkan tidak hanya sebagai kumpulan rumus dan konsep, tetapi sebagai ilmu yang hadir dan dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari.
Tidak kalah menarik, siswa juga diajak mengenal potensi kekayaan hayati di lingkungan sekitar melalui materi “Menegali Potensi Tumbuhan Obat di Wilayah Kampak, Kabupaten Trenggalek” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Nanik Siti Aminah, M.Si. Sesi ini membuka wawasan mengenai bagaimana tumbuhan yang berada di sekitar masyarakat dapat menjadi bagian dari pembelajaran dan kajian ilmu kimia.
Setelah sesi pembelajaran di kelas, suasana kegiatan semakin interaktif melalui kegiatan laboratorium bertajuk “Fun Chemistry” bagi siswa yang dipandu oleh Prof. Dr. Hery Suwito, M.Si. Praktik langsung di laboratorium memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal kimia melalui pengalaman eksperimen sehingga konsep yang dipelajari dapat dirasakan secara lebih nyata.
Tidak hanya siswa, guru SMP Islam Kampak juga mendapatkan penguatan melalui kegiatan laboratorium dengan topik “Skrining Fitokimia” yang disampaikan oleh Rico Ramadhan, S.Si., M.P., Ph.D. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan guru mengenai penerapan metode dan konsep kimia dalam eksplorasi bahan alam.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan evaluasi untuk merefleksikan rangkaian kegiatan yang telah berlangsung. Seluruh rangkaian Pengmas ditutup pada pukul 12.00 WIB. Melalui kegiatan ini, Departemen Kimia FST UNAIR menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan ilmu kimia yang dekat dengan masyarakat. Pembelajaran melalui fenomena sehari-hari, eksplorasi tumbuhan obat, hingga eksperimen fun chemistry menjadi cara untuk menumbuhkan rasa ingin tahu siswa sekaligus memperkuat kapasitas guru dalam mengenalkan ilmu kimia secara lebih aplikatif.
Kegiatan Pengmas di SMP Islam Kampak juga menjadi momentum bagi Kimia UNAIR untuk memperkuat hubungan dengan satuan pendidikan di daerah sekaligus mendorong pembelajaran sains yang lebih aktif, kontekstual, dan menyenangkan bagi generasi muda.