Surabaya, Juni–Agustus 2026. Kegiatan magang mahasiswa Program Studi S-1 Kimia, Departemen Kimia, Universitas Airlangga, di SMAN 3 Surabaya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan. Salah satu fokus utama kegiatan tersebut adalah pembinaan siswa yang mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) dan Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Kegiatan pembinaan dilakukan melalui pendampingan intensif kepada siswa dalam mempersiapkan kompetisi. Pada bidang OPSI, mahasiswa mendampingi siswa dalam mengembangkan ide penelitian, menentukan topik dan permasalahan, menyusun rancangan penelitian, memahami metode yang digunakan, hingga mendiskusikan hasil penelitian. Sementara itu, pembinaan OSN dilakukan melalui pendalaman konsep, latihan soal, pembahasan materi, serta diskusi untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa.
Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetisi, tetapi juga mendorong siswa untuk memiliki kemampuan belajar secara mandiri, berani menyampaikan gagasan, serta mampu menyelesaikan permasalahan secara sistematis.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa magang dari Program Studi S-1 Kimia, Departemen Kimia, Universitas Airlangga, siswa-siswi peserta OPSI dan OSN bidang kimia SMAN 3 Surabaya, serta guru pembimbing dari pihak sekolah. Mahasiswa berperan sebagai pendamping dan fasilitator dengan memberikan pengetahuan, arahan, serta masukan yang dibutuhkan siswa selama proses persiapan kompetisi.
Kegiatan berlangsung pada Juni hingga Agustus 2026 dan dilaksanakan di lingkungan SMAN 3 Surabaya. Selama periode tersebut, pembinaan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan siswa dan jadwal kegiatan sekolah. Interaksi secara langsung memungkinkan mahasiswa memahami kendala yang dihadapi siswa sekaligus memberikan pendampingan yang lebih sesuai.
Pembinaan OPSI dan OSN menjadi bagian penting dalam membantu siswa mengembangkan potensi di bidang sains dan penelitian. Selain meningkatkan kesiapan menghadapi kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berbagi ilmu dan pengalaman akademik kepada siswa. Hal tersebut sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Manfaat kegiatan tersebut juga dirasakan oleh pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 3 Surabaya menyampaikan, “Kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu bagi siswa kami untuk bisa berkompetisi di tingkat kota serta menyiapkan siswa-siswi SMAN 3 Surabaya untuk bisa lebih berprestasi ke depannya.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan mahasiswa dalam kegiatan pembinaan tidak hanya mendukung persiapan siswa dalam menghadapi kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan yang mendorong siswa untuk terus berkembang dan berprestasi.
Pembinaan dilakukan melalui diskusi, pendampingan, latihan, konsultasi, dan evaluasi. Dalam pembinaan OSN, siswa diberikan kesempatan untuk mengerjakan latihan secara mandiri sebelum membahas penyelesaiannya bersama mahasiswa. Pada pembinaan OPSI, mahasiswa membantu siswa mengevaluasi ide dan rancangan penelitian serta memberikan masukan terhadap proses dan hasil penelitian.
Melalui kegiatan magang selama Juni–Agustus 2026, mahasiswa S-1 Kimia Universitas Airlangga tidak hanya belajar dari lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan manfaat melalui transfer ilmu dan pendampingan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pengembangan generasi muda di bidang sains.
Berita ini merupakan repost dari laman Artikel Civitas Universitas Airlangga (UNAIR) dan telah disesuaikan untuk publikasi pada laman Kimia UNAIR.